January 2018

Bisnis

Sepatu Clarks Tutup Lapak dan Banting Harga Hingga Rp. 350.000

Diskon besar-besaran ditawarkan oleh Sepatu Clarks yang akan menghentikan operasionalnya di Indonesia. bahkan harga satu pasang sepatu wanita yang berlabel Clarks ini dilego mulai dengan harga Rp. 350.000 sampai dengan Rp. 1,45 juta saja setelah sepatu-sepatu tersebut didiskon. Sementara itu untuk harga sepatu laki-laki, harganya diberikan sebesar Rp. 800.000 sampai dengan Rp, 1,75 juta setelah diberikan potongan juga.

Akan Berhentti Beroperasi

“Diskon ini diberikan dalam merangka clearance (cuci gudang) dan juga closing (penutupan),” ungkap Aldi yang bekerja sebagai salah satu pelayan di Clarks yang ada di Grand Indonesia pada hari Selasa (30/1) ini.

Dan dilansir dari CNN Indonesia, suasana dari gerai sepatu Clarks yang ada di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, relative lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya. Di depan toko ada tulisan ‘Hajatan’ diskon sampai 50% untuk seluruh barang di sana. Gelaran diskon ini sudah dimulai semenjak awal Januari dan bakal berakhir sampai tanggal 28 Februari 2018 mendatang. Terkait dengan penutupan, Aldi sendiri mengaku bahwa dirinya sudah menerima informasi sebelumnya dari pihak manajemennya.

Akan tetapi ia sendiri pasalnya belum menerima tawaran apapun terkait dengan penyelesaian kewajiban Judi Bola dari manajemennya apabila seluruh gerainya resmi berhenti untuk beroperasi. Sebagai informasi, hak merek sepatu yang modelnya konservatif ini dipegang oleh PT Anglo Distrindo Antara, dan juga sekaligus sebagai distributornya. Perusahaan ini pasalnya memegang hak merek Clarks ini sejak tahun 2004 silam.

Di Indonesia sendiri Clarks tercatat beroperasi di 10 gerai yang tersebar di berbagai pusat perbelanjaan termasuk di Surabaya, Bandung dan Jakarta.

Melalui sambungan telepon, salah satu petugas call center dari perusahaan itu mengakui bahwa perusahaannya bakal menghentikan operasionalnya di Indonesia. “Belum tutup semua, baru sebagian saja,” imbuhnya sambil berkata bahwa beberapa gerai yang mana masih beroperasi di antaranya gerai yang ada di Pondok Indah Mall 2, Puri Indah Mall, Senayan City, Kelapa Gading Mall 3, dan Grand Indonesia.

Penjualan Anjok 50%

Terhitung tanggal 28 Februari 2018 nanti, Clarks Indonesia resmi ditutup. Hal itu diakui oleh manajemen PT Anglo Distrindo Antara. Disinyalir, Clarks Indonesia menutup seluruh lapak miliknya karena penjualan sepatu konservatif yang berasal dari Inggris it uterus menerus turun. Bahkan penurunannya sampai 50% sejak tahun 2016 lalu.

“Pada tahun 2014 kami masih bisa menjual 80.000 an pasang sepatu. Setahun setelah itu, turun sedikit lah. Barulah di tahun 2016, penjualannya anjlok sampai 50% dan terus juga menurun sampai dengan hari ini. kami terpaksa sekali menggenjot penjualan dengan promo,” ungkap Rubby Destrison yang menjadi Perwakilan Manajemen Anglo Distrindo Antara dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (31/1).

Di sisi yang lainya juga, ia menambahkan, biaya operasional juga terus meningkat seperti untuk sewa di mal dan juga gaji karyawannya. Hasilnya, perusahaan terus menerus rugi. Bahkan efisiensi dengan mengurangi beberapa jumlah gerai yang tadinya 25 menjadi 10 gerai saja saat ini juga tak bisa membantu mengurangi biaya operasional perusahaan.

“Kebetulan kontrak kerjasama dengan Clarks dari pusat habis kan tahun ini. jadi kami memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang. Lalu mengambil langkah penutupan seluruh gerai yang ada saat ini,” imbuhnya. Sekarang gerai Clarks yang ada di Grand Indonesia terpantau masih mengadakan diskon besar-besaran meskipun masih tergolong mahal juga.

Teknologi Dunia

“Facebook dan Google adalah Ancaman Demokrasi, Trump Bahaya untuk Dunia”

Georgo Soros, investor dan juga manusia superkaya raya mengecam perusahaan-perusahaan teknologi yang telah melakukan ‘monopoli’ seperti misalnya Google dan Facebook. Ia juga menyebut bahwa mereka adalah ancaman bagi demokrasi.

Di dalam jamuan makan malam tahunan di World Economic Forum yang bertempat di Davos, Soros sendiri memperingatkan bahwa platform-platform media sosial adalah sebagai penghambat untuk inovasi. Ia mengemukakan keprihatinannya bahwasanya mereka mempunyai kekuatan untuk bisa membentuk perhatian orang-orang di dunia. Akan tetapi ia memperkirakan hari-hari kejayaan telah dekat ke masa yang surut karena adanya peraturan dan kebijakan perpajakan yang bakal mengatasi kelihaian mereka.

Soros pun menyebutkan bahwa pemerintahan Trump sebagai sebuah “bahaya untuk dunia”. Akan tetapi menurut dirinya sang presiden kontroversial tersebut tidak akan lagi terpilih di tahun 2020 mendatang atau bahkan turun tahta lebih cepat.

Kehilangan Kebebasan

Akan tetapi industriawan yang mana sangat lantang itu menyatakan kritikannya yang paling keras dan pedas pada apa yang ia sebut dengan efel “tidak terduga dan juga transformatif” dan juga perusahaan-perusahaan internet besar. “Kekuasaan untuk bisa membentuk perhatian mesyarakat semakin terkonsentrasi pada tangan segelintri perusahaan,” ungkap Soros pada tamu pada acara jamuan makan malam tersebut.

Ia menyinggung Google dan juga Facebook beberapa kali dalam pidatonya itu. Dan ia menambahkan, “Butuh upaya yang nyata untuk bisa menegaskan dan juga mempertahankan apa yang disebutkan oleh John Stuart Mill sebagai ‘kebebasan berpikir.’”

“Ada kemungkinan bahwa sekali hal itu hilang maka orang-orang yang mana tumbuh di era digital bakal mengalami kesulitan untuk mendapatkannya kembali.”

Ia memperingatkan bahwa hal inii bakal memiliki konsekuensi “politik yang amat sangat luas,” dan juga sudah memainkan peran yang sangat besar dalam terpilihanya Donald Trump.

Facebook sendiri menolak memberikan komentarnya. Sedangkan Google masih belum membalas permintaan untuk bisa memberikan tanggapannya.

Tokoh yang berumur 87 tahun tersebut memuji komisioner bidang kompetisi Uni Eropa berulang kali, Margrethe Vestager yang mana menurut dirinya bakal menjadi “musuh bebuyutan” media sosial. Margrethe Vestager menjadi sangat terkenal karena dirinya membru raksasa-raksasa teknologi dari Amerika Serikat, menuntut Google, Apple dan Amazon secara hukum juga.

Soros mengatakan bahwa Uni Eropa yang mana tidak memiliki raksasa internet sendiri sebaiknya “melindungi masyarakatnya” terhadap raksasa-raksasa Dewa Poker tersebut. Sementara regulator AS, sangat lemah baginya. “Monopoli internet tak memiliki kemauan atau juga kecenderungan untuk bisa melindungi masyarakat dari konsekuensi tindakan mereka,” ujarnya lagi.

Masyarakat Terbuka dalam Krisis

Manajer Hedge Fund yang lahir di Hungaria yang menjadi sangat terkenal karena bisa meraup sebesar US $1 milyar dari pertaruhannya di devaluasi poundsterling Inggris tahun 1992 ini memiliki sejumlah lembaga dan yayasan yang ditujukan untuk “membela masyarakat terbuka dari musuh mereka.”

Soros yang mana seorang korban Holocaust membuka pidatonya dengan cara mengungkapkan bahwa dirinya menganggap sekarang ini adalah momen sejarah yang mana lumayan menyakitikan. “Masyarakat terbuka sedang mengalami apa yang dinamakan dengan krisis. Dan juga mereka mengalami berbagai bentuk kediktatoran dan juga negara mafia yang dicontohkan oleh Putin yang ada di Rusia. Ini sedang bangkit,” ungkapnya dalam pidato tersebut.

Namun ia sendiri meramalkan bahwa Trump yang mana sebelumnya disebutkannya sebagai ‘calon diktaktor’ bisa jadi taka akan bertahan sampai dengan masa jabatannya habis. “Saya memperkirakan kemenangan besar Partai Demokrat pada tahun 2020,” tukasnya.

 

Iphone X

Terungkap, Harga iPhone X di Indonesia Adalah Yang Termahal?

Sebagai perusahaan gawai high-end, Apple memang sudah memiliki penggemar fanatik yang akan selalu menanti produk Togel hk terbaru mereka. Salah satu produk andalan Apple adalah ponsel pintar dengan brand iPhone. Di akhir tahun 2017 ini, Apple meluncurkan tiga produk HP langsung yakni iPhone X, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang dipastikan beredar di pasar Indonesia sejak 22 Desember 2017.

 

Setelah menanti, Rabu (20/12), Erajaya akhirnya membeberkan harga untuk trio iPhone itu. Dilaporkan jika iPhone X memiliki dua macam harga yaitu Rp 18 juta (versi 64 GB) dan Rp 21 juta (versi 256 GB). Sementara itu, dua produk lainnya yakni iPhone 8 memiliki kisaran harga Rp 12,6 juta (versi 64 GB) dan Rp 15,4 juta (versi 256 GB). Yang terakhir, iPhone 8 Plus berkisar antara Rp 14,5 juta (versi 64 GB) dan Rp 17,2 juta (versi 256 GB).

 

Harga iPhone X dan iPhone 8 di Indonesia ini jauh lebih tinggi daripada yang dijual di Amerika Serikat. Karena di negeri Paman Sam, iPhone X dijual dengan harga USD 999 (sekitar Rp 13,2 juta) untuk versi 64 GB. Bahkan dibandingkan dengan negara-negara tetangga, harga trio iPhone di Tanah Air pun jauh lebih tinggi. Sekedar informasi, iPhone X di Singapura dijual Rp 16,2 juta, di Hong Kong dengan Rp 14,6 juta dan di Australia menyentuh Rp 16,7 juta.

 

Perbedaan iPhone X, iPhone 8 dan iPhone 8 Plus

 

Dari ketiga produk baru iPhone ini, Apple memang memberikan pembaharuan dari sisi desain hingga spesifikasinya. Salah satu yang paling menonjol adalah iPhone X dengan desain paling mutakhir dan dibekali dengan layar OLED Super Retina HD Display, nyaris tanpa bezel, tanpa tombol Home dan punya ukuran besar mencapai 5,8 inci.

 

Hanya ada tiga tombol fisik di iPhone X yaitu tombol pengaturan volume dan tombol on/off di tepi kanan bodi serta tombol khusus pemanggil Siri di tepi kiri bodi. Sementara untuk iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, masih memiliki desain bodi serupa duo iPhone 7. Perubahan yang muncul hanyalah pada hal spesifikasi yakni memakai chipset A11 Bionic, RAM 3 GB, iOS 11, pilihan memori 64 GB atau 256 GB dan kemampuan wireless charging.

 

Sebetulnya iPhone X Cuma Senilai Lima Juta Rupiah?

 

Meskipun harga yang dipatok sangatlah luar biasa, bagi seorang penggemar iPhone, mereka tentu tidak masalah jika harus mengeluarkan belasan juta rupiah. Namun tahukah anda, konon katanya iPhone X ini dijual tiga kali lebih mahal dibandingkan harga produksinya. Dan rupanya analis dari TechInsights yang membongkar tiap komponen iPhone X dan memperoleh harga total sekitar USD 357,5 (Rp 4,8 jutaan).

 

Sementara itu harga komponen iPhone 8 dan 8 Plus dinilai lebih rendah daripada iPhone X. Menurut analis teknologi IHS Markit, kedua iPhone seri 8 itu memiliki nilai total komponen USD 288,8 (sekitar Rp 3,8 juta). Beberapa harga komponen iPhone X yang lebih mahal seperti layar bezel less 5,8 inci seharga USD 65,5 (sekitar Rp 884 ribu) dan pelapis stainless steel sekitar USD 36 (Rp 486 ribuan).

 

Kendati harga produksi iPhone X lebih tinggi, margin penjualannya disinyalir lebih besar daripada iPhone seri 8. Jika iPhone X, Apple mendapatkan margin 64% dan untuk kedua seri iPhone 8, Apple mendapatkan margin sekitar 59%.

DKI Jakarta

Telan Rp 750 Juta Untuk Lift, Proyek Renovasi Rumah Dinas Gubernur Dikritik

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kembali jadi bahan pembicaraan. Kali ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengkritik rencana pemasangan lift di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta yang kabarnya dianggarkan mencapai ratusan juta rupiah. Tak main-main, dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) di situs Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) DKI Jakarta, anggaran lift mencapai Rp 750,2 juta.

 

Sekedar informasi, rumah dinas Gubernur DKI Jakarta ini terletak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memang berniat merenovasi dengan anggaran Rp2,4 miliar. Anggaran ini tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2018, pos Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan. Anggaran disahkan pada akhir tahun 2017 silam, seperti dilansir CNN Indonesia.

 

Atas rencana ini, Prasetio Edi Marsudi selaku Ketua DPRD DKI Jakarta sampai terkejut dan siap bertanya pada Pemprov DKI Jakarta pada saat rapat Badan Anggaran (Banggar). Prasetio mengaku bahwa saat memimpin rapat Banggar sebelumnya, tidak ada pengadan lift. Menurutnya, pengadaan lift berpotensi melanggar Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres 54 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah.

 

Gubernur Anies Batalkan Anggaran Lift

 

Sementara itu Saefullah selaku Sekretaris Daerah menyebutkan kalau anggaran renovasi rumah dinas Gubernur sebetulnya sudah diatur dalam APBD DKI 2018, hanya saja item pengadaan lift belum dipastikan. Saefullah seolah ‘menyalahkan’ Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI, Benny Chandra, yang tidak melakukan koordinasi dengan atasannya.

 

“Ketika memasukan item-itemnya apa saja yang mau dikerjakan atau direhab, (anggaran lift) belum terkonfirmasi sama Pak Gubernur, saya, termasuk ke Bu Tuty (Kepala Bappeda). Ternyata itu jadi wewenang dari kepala dinas mau rehab apa-apa itu, mau mengadakan apa, itu tergantung kepala dinas yang seharusnya kepala dinas itu mengobservasi dulu. Jadi ini (anggaran lift) insiatif Dinas Citata,” ungkap Saefullah.

 

Tak mau polemik lift ini semakin memburuk, Gubernur Anies pun dengan tegas membatalkan anggaran pengadaan lift di rumah dinas. “Jadi yang muncul dan saya garis bawahi kita instruksi, tidak ada arahan dan karena itu supaya tidak dilaksanakan dan dibatalkan. Saya terima kasih (isu) itu muncul, jadi kemudian kita tahu (anggaran lift) karena tidak ada kebutuhan untuk renovasi besar dan lain-lain.”

 

Lift Diusulkan Untuk Kenyamanan

 

Menanggapi komentar Sekda Saefullah, pihak Dinas Citata mengatakan bahwa anggaran pengadaan elevator atau lift rumah dinas gubernur sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Namun Benny mengakui jika kebutuhan akan lift di rumah dinas itu bukanlah sesuatu yang mendesak. “Persoalan lift bukan pada urgensinya, tetapi lebih pada peningkatan kenyamanan rumah ‘bapaknya’ warga Jakarta,” jelas Benny.

 

Menurut Benny, kebutuhan akan elevator itu sebenarnya ditujukan demi akses kaum berkebutuhan khusus atau difabel. Namun saat disinggung apakah cukup sering warga difabel yang datang ke rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Benny mengaku tidak tahu. Lantaran polemik lift menjadi panjang, Benny pun tidak mempermasalahkan kalau anggaran pengadaannya akan dihapus.

 

Atas masalah anggaran lift ini, warganet memang cukup memberikan komentar secara kritis. Dengan sangat cepat anggaran pengadaan lift di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta ini langsung menuai pro-kontra. Sangat banyak yang mencibir anggaran result hk itu, sampai-sampai menyindir sikap Gubernur Anies yang seolah lepas tangan atas polemik elevator di rumah dinasnya.

 

Movie

Berselang Lima Tahun, Sekuel ‘GODZILLA’ Rilis Tahun 2019

GODZILLA begitu menarik perhatian penggemar film dewa poker dunia kala dirilis 16 Mei 2014.Kembalinya monster purba asal Jepang yang berhati baik itupun membuat pihak studio Warner Bros dan Legendary Pictures tersenyum lebar. Dari peredarannya di seluruh dunia, GODZILLA mampu mengumpulkan pendapatan global mencapai USD 529 juta atau sektar 7,1 triliun.

 

Tak hanya sukses secara komersial, GODZILLA juga mendapat nilai positif di kalangan kritikus film. Mengambil judul GODZILLA: KING OF MONSTERS, sekuel ini menerapkan proses produksi yang benar-benar terselubung dan dirahasiakan rapat-rapat. Dan pada September 2017, Michael Dougherty selaku sutradara menyebutkan kalau proses syuting sudah berakhir.

 

Namun untuk bisa menikmati GODZILLA: KING OF MONSTERS, calon penonton masih harus menanti hingga dua tahun lagi. Memasang jadwal edar 22 Maret 2019, waktu pasca produksi yang cukup lama ini disinyalir karena penggunaan teknologi SFX dan CGI spektakuler demi menciptakan karakter utama si monster reptil Godzilla yang begitu legendaris ini.

 

Aaron Taylor dan Elizabeth Olsen Tak Kembali

 

Dalam film GODZILLA yang rilis tiga tahun lalu itu, kisah bermula saat ilmuwan agensi kripto-zoologi Monarch, dokter Ishiro Serizawa (Ken Watanabe) dan Vivienne Graham (Sally Hawkins) menemukan embrio kuno dua parasit raksasa di sebuah tambang Filipina. Parasit yang mengkonsumsi nuklir itupun membuat kekacauan di Bumi hingga membangkitkan Godzilla, reptil purba Jepang yang akan dianggap sebagai raja para monster. Dalam kekacauan itu, muncullah Ford Brody (Aaron Taylor-Johnson), tentara Amerika Serikat yang ikut serta berjuang melawan monster parasit hingga dirinya berpisah dari sang istri Elle (Elizabeth Olsen) dan putra kesayangan mereka, Sam (Carson Bolde).

 

Namun rupanya pihak studio memutuskan menghapus karakter Ford dan Elle. Dalam sekuel GODZILLA: KING OF MONSTERS, hanya dua karakter penting yang kembali yakni dokter Ishiro serta Vivienne.  Beberapa aktor-aktris populer yang ikut bergabung dalam sekuel adalah Vera Farmiga, Charles Dance, Millie Bobby Brown dan Zhang Ziyi. Bukan hanya pergantian karakter utama, Warner dan Legendary pun menyerahkan tanggung jawab sutradara ke Dougherty setelah di film pertama dibebankan kepada Gareth Edwards.

 

Rodan, Mothra, Ghidorah Hadir di Sekuelnya

 

Meningkatkan antusias calon penonton, Warner Bros dan Legendary pun merilis sinopsis pertama GODZILLA: KING OF MONSTERS melalui Screen Rant pada pertengahan Juni 2017. Seperti judulnya, dalam sekuel ini Godzilla akan bertarung dengan tiga monster raksasa lain yakni Rodan, Mothra dan sang musuh abadinya, Raja Ghidora. Sebelumnya ketiga monster itu hanya dianggap sebagai mitos sampai akhirnya mereka muncul dan saling berebut posisi sebagai penguasa umat manusia.

 

Sekedar informasi, Rodan sendiri digambarkan sebagai makhluk berwujud dinosaurus Pterodon yang terkena radiasi nuklir Rusia  sehingga jadi sangat mengerikan. Lalu ada Mothra, ngengat betina raksasa yang dipuja suku pulau Infant sebagai sang Dewi. Dan Raja Ghidorah adalah naga berwarna emas dengan dua kaki, dua ekor dan kepala tiga yang merupakan alien planet lain dan pernah menghancurkan peradaban planet Venus sebelum ke Bumi.

 

Tak mau kalah dengan tren cinematic universe milik Marvel, DC atau Universal Pictures, Warner dan Legendary pun melahirkan MonsterVerse. Dalam universe ini, akan ada serangkaian film monster-monster. Dimulai dengan GODZILLA (2014), lalu dilanjutkan KONG: SKULL ISLAND (2017) dan GODZILLA: KING OF MONSTERS (2019), dunia MonsterVerse akan bermuara pada genderang perang GODZILLA VS KONG pada 29 Mei 2020 mendatang.