Bisnis

Bisnis

Sepatu Clarks Tutup Lapak dan Banting Harga Hingga Rp. 350.000

Diskon besar-besaran ditawarkan oleh Sepatu Clarks yang akan menghentikan operasionalnya di Indonesia. bahkan harga satu pasang sepatu wanita yang berlabel Clarks ini dilego mulai dengan harga Rp. 350.000 sampai dengan Rp. 1,45 juta saja setelah sepatu-sepatu tersebut didiskon. Sementara itu untuk harga sepatu laki-laki, harganya diberikan sebesar Rp. 800.000 sampai dengan Rp, 1,75 juta setelah diberikan potongan juga.

Akan Berhentti Beroperasi

“Diskon ini diberikan dalam merangka clearance (cuci gudang) dan juga closing (penutupan),” ungkap Aldi yang bekerja sebagai salah satu pelayan di Clarks yang ada di Grand Indonesia pada hari Selasa (30/1) ini.

Dan dilansir dari CNN Indonesia, suasana dari gerai sepatu Clarks yang ada di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat, relative lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya. Di depan toko ada tulisan ‘Hajatan’ diskon sampai 50% untuk seluruh barang di sana. Gelaran diskon ini sudah dimulai semenjak awal Januari dan bakal berakhir sampai tanggal 28 Februari 2018 mendatang. Terkait dengan penutupan, Aldi sendiri mengaku bahwa dirinya sudah menerima informasi sebelumnya dari pihak manajemennya.

Akan tetapi ia sendiri pasalnya belum menerima tawaran apapun terkait dengan penyelesaian kewajiban Judi Bola dari manajemennya apabila seluruh gerainya resmi berhenti untuk beroperasi. Sebagai informasi, hak merek sepatu yang modelnya konservatif ini dipegang oleh PT Anglo Distrindo Antara, dan juga sekaligus sebagai distributornya. Perusahaan ini pasalnya memegang hak merek Clarks ini sejak tahun 2004 silam.

Di Indonesia sendiri Clarks tercatat beroperasi di 10 gerai yang tersebar di berbagai pusat perbelanjaan termasuk di Surabaya, Bandung dan Jakarta.

Melalui sambungan telepon, salah satu petugas call center dari perusahaan itu mengakui bahwa perusahaannya bakal menghentikan operasionalnya di Indonesia. “Belum tutup semua, baru sebagian saja,” imbuhnya sambil berkata bahwa beberapa gerai yang mana masih beroperasi di antaranya gerai yang ada di Pondok Indah Mall 2, Puri Indah Mall, Senayan City, Kelapa Gading Mall 3, dan Grand Indonesia.

Penjualan Anjok 50%

Terhitung tanggal 28 Februari 2018 nanti, Clarks Indonesia resmi ditutup. Hal itu diakui oleh manajemen PT Anglo Distrindo Antara. Disinyalir, Clarks Indonesia menutup seluruh lapak miliknya karena penjualan sepatu konservatif yang berasal dari Inggris it uterus menerus turun. Bahkan penurunannya sampai 50% sejak tahun 2016 lalu.

“Pada tahun 2014 kami masih bisa menjual 80.000 an pasang sepatu. Setahun setelah itu, turun sedikit lah. Barulah di tahun 2016, penjualannya anjlok sampai 50% dan terus juga menurun sampai dengan hari ini. kami terpaksa sekali menggenjot penjualan dengan promo,” ungkap Rubby Destrison yang menjadi Perwakilan Manajemen Anglo Distrindo Antara dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (31/1).

Di sisi yang lainya juga, ia menambahkan, biaya operasional juga terus meningkat seperti untuk sewa di mal dan juga gaji karyawannya. Hasilnya, perusahaan terus menerus rugi. Bahkan efisiensi dengan mengurangi beberapa jumlah gerai yang tadinya 25 menjadi 10 gerai saja saat ini juga tak bisa membantu mengurangi biaya operasional perusahaan.

“Kebetulan kontrak kerjasama dengan Clarks dari pusat habis kan tahun ini. jadi kami memutuskan untuk tidak lagi memperpanjang. Lalu mengambil langkah penutupan seluruh gerai yang ada saat ini,” imbuhnya. Sekarang gerai Clarks yang ada di Grand Indonesia terpantau masih mengadakan diskon besar-besaran meskipun masih tergolong mahal juga.