Month: September 2019

Jakarta Tuan Rumah Formula E, Anggaran Dananya Rp 346 Miliar

Penyelenggaraan turnamen Formula Eakan dilaksanakan pada tahun 2020- 2021. Tuan rumah yang ditunjuk yaitu DKI  Jakarta, nantinya disana aka nada ajang besar tingkat nasional. Anies Baswedan selaku Gubernur merasa bangga karena daerah pimpinannya akan ketempatan, namun disisi lain juga harus memikirkan biaya anggaran yang harus dikeluarkan untuk persiapan pertandingan. Tentu membutuhkan uang yang tidak sedikit  bukan.

 

Rencana anggaran untuk pelaksanaan Formula E kabarnya mencapai Rp 346 miliar, kepada Disparbud (Dinas Pariwisata dan Kebudayaan).Hal itu merupakan ajuan dari pemprov DKI Jakarta, biayanya terbilang sangat banyak.Pengeluaran sudah dimasukan pada KUPA-PPAS (Plafon Prioritas Anggaran Sementara), dan Kebijakan Umum Perubahan APBD tahun dua ribu sembilan belas.

 

Penyebab Pembengkakan Anggaran Formula E

Tadinya anggraran untuk pelaksanaan turnamen Formula E, yaitu tiga koma enam puluh sembilan  miliar. Namun kini membengkak menjadi Rp 349,7 miliar, tenyata cukup banyak juga selisihnya. Penyebab bertambahnya biaya  yang harus dikeluarkan, adalah saat pembahasan APBD KUPA-PPAS tahun dua ribu sembilan belas, diketahui akan ada kegiatan Partisipasi Event Olahraga Internasional di Dalam Negeri di Jakarta. Sehingga draf APBD juga tentu berubah drastis secara keseluruhan.

 

Selain itu pergeseran pos anggaran Formula E juga dikonfirmasi oleh wakil ketua DPRD DKI Jakarta. Dalam suatu rapat politikus Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), menghimbau bahwa ada kesalahan alokasi pembiayaan, sehingga Dispora DKI  juga perlu andil mengenai permasalahan tersebut. Bahkan ternyata juga ada kekeliruan dalam menghitung jumlah mata uang togel hkg yang seharunya Pound ini malah Euro.

Jakarta Menjadi Tuan Rumah Formula E

Pada tahun 2020- 2021 Jakarta akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan balapan Formula E. Itu merupakan pengakuan dari Achmad Firdaus, selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Rencana kegiatan secara terperinci belum ada kepastian, karena kini masih dalam proses perundingan di Jakarta Pusat , tepatnya pada Jalan Kebon Sirih , Gedung DPRD DKI Jakarta.

 

Anggaran Dana Formula E

Kabarnya Sri Mahendra Satria  selaku kepala Bappeda atau Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, mengutarakan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga,  sudah dimintai dana untuk pelaksanaan perlombaan Formula E oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta. Akan tetapi pengajuan tersebut ditolak, sebab pihak Kemenpora juga belum memiliki biaya sebesar itu.

 

Oleh karena itu saat rapat pembicaraan pada hari Selasa tanggal 13 Agustus 2019, tentang KUPA-PPAS, di DPRD DKI Jakarta, hasil keputusannya yaitu anggaran penyelenggaraan balapan Formula E akan dibebankan kepada pihak APBD. Kemudian kepala Bappeda juga melakukan usaha perijinan bantuan, kepada Kementerian Dalam Negeri supaya  uang pembiayaan sebesar Rp 346 miliar bisa dikeluarkan.

 

Kenaikan Anggaran Formula E Membuat Banyak Masyarakat Penasaran

Perubahan naik drastis dengan angka yang sangat banyak, mengenai anggaran pembiayaan turnamen Formula E membuat masyarakat menjadi penasaran. Mereka bertanya-tanya uang sebanyak itu akan dialokasikan untuk apa saja. Bahkan Sekretaris Jenderal Forum Indonesia juga memiliki pemikiran yang sama seperti itu. Memang benar uang sebesar itu perlu ada  transparasi anggarannya, sebab rencana tersebut tergolong tidak wajar.

Di balik rasa penasaran banyak orang tentang anggaran Formula E, anehnya pihak DPRD DKI justru memberikan persetujuan rencana keuangan tersebut. Padahal turnamen jenis ini tidak ada pembahasannya yang tercantum dalam catatan lima tahunan RPJMD.  Ada baiknya jika masalah ini sangat perlu untuk dipikir secara matang, sebab jumlah uangnya tidak sedikit.