Month: November 2020

Tottenham Spurs Membekuk Manchester City – Sindiran Kepada Mourinho

Seorang manajer klub sepak bola tentu akan kecewa ketika timnya kalah berlaga. Beberapa di antara mereka bahkan akan menunjukkan sikap tidak terima. Sebagai contoh, Guardiola sang pelatih Manchester City merasa kesal setelah timnya dikalahkan oleh Tottenham Hotspurs.

Dia bahkan menunjukkan sikap tidak terima tersebut dan menyindir pelatih lawan seputar strategi yang digunakan. Menurutnya, Jose Mourinho terlalu defensif dan tidak bisa menikmati serunya pertandingan. Mungkin teknik tersebut dianggap pengecut, meskipun berhasil membuahkan kemenangan.

Kedua Tim Bermain Berbeda

Tim yang diasuh oleh Pep Guardiola mampu bermain agresif dan dominan. Mereka saat itu berstatus sebagai tamu di kandang Spurs. Dari catatan pertandingan, MC memiliki penguasaan bola yang lebih banyak, yaitu 67%. Mereka bahkan melesatkan 22 tembakan dan 5 di antaranya on target.

Sebaliknya, anak-anak asuh Jose hanya memiliki 33% penguasaan bola dan melesatkan 4 tembakan. Hanya dua di antara tembakan tersebut tepat sasaran. Nah, ada hal menarik di sini. Dua tembakan on target tersebut menjadi dua buah gol yang membawa kemenangan untuk tim mereka.

Pasukan the Liliwhites (julukan bagi tim Spurs) mendapatkan gol dari Son Heung-Min di babak pertama dan Lo Celso di babak kedua. Kedua gol ini memiliki karakter sama, yaitu hasil dari serangan balik kilat tak terduga.

Spurs memanfaatkan sikap agresif dari para pemain musuh dan mengambil celah di lemahnya pertahanan MC. Wajar bila serangan balik merupakan cara efektif untuk menang.

Pep Guardiola Buka Suara

Setelah pertandingan usai, Guardiola tidak tinggal diam dan berkomentar negatif atau menyindir sang pelatih lawan (Jose Mourinho). Dia mengklaim bahwa strategi defensif tersebut adalah khas dan menjadi andalan Jose. Orang-orang di luar sana menyebut teknik ini dengan nama “parkir bis”.

Dia merasa tidak terima karena sudah mengerahkan strategi dan squad tim terbaik. Pep berujar bahwa semestinya hasil pertandingan kemarin lebih baik. Menurutnya, kekalahan 2-0 adalah hal memalukan.

Selain mencibir Jose, dia memberi komentar seputar performa anak-anak asuhnya. Menurutnya, mereka sudah bermain sesuai harapan, namun lengah karena terlalu fokus pada serangan semata. Dia mengakui bahwa pertahanan musuh amat dalam dan susah ditembus. Untuk informasi, Spurs menempatkan 6 pemain untuk bertahan di laga tersebut.

Taktik Mourinho Tepat Sasaran

Kemenangan Spurs terjadi memang bukan karena keberuntungan. Strategi yang diterapkan oleh sang pelatih terbukti togel sgp jitu meskipun mereka kalah segalanya di hitungan statistik. Penguasaan bola dan serangan didominasi oleh musuh. Bahkan, tim mereka tidak mendapatkan peluang melakukan sepak pojok sama sekali.

Mourinho mengandalkan serangan balik setelah dia menempatkan lebih banyak pemain belakang untuk membendung serangan agresif Manchester City. Terbukti bahwa setiap serangan balik mereka amat efisien dan dua di antaranya menghasilkan gol. Penguasaan bola tidak penting jika tidak dikonversi menjadi gol!

Taktik yang cukup baru bagi Harry Kane cukup membuatnya terkesan dan mulai terbiasa. Dia bahkan menjadi assist penting di gol kedua yang dicetak oleh Giovani Lo Celso.

Di lain pihak, tim MC memiliki banyak faktor yang membuatnya tumpul dalam serangan. Mereka tidak lagi bisa mengandalkan Aguero maupun Gabriel Jesus. Sedangkan Sterling tidak kelihatan di laga kemarin.

Kekuatan terbesar mereka saat bertanding melawan Spurs kemarin sebenarnya terletak di lini dua atau gelandang. Banyak sekali peluang dan umpan yang diciptakan oleh lini tersebut, namun tidak bisa diselesaikan dengan baik oleh para striker.