BUMN Transportasi Pastikan Mereka Tak Akan PHK Karyawannya

Badan Usaha Milik Negara (BUMN0 sektor transportasi memastikan bahwa mereka tidak akan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK walaupun kondisi perusahaan tertekan akibat pandemic virus Corona yang sampai sekarang masih terjadi. Selain itu mereka tetap akan memberikan THR atau Tunjangan Hari Raya kepada karyawan-karyawannya.

 

Tak Akan Ada PHK dan THR Tetap Akan diberikan: Garuda Indonesia 

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra mengakui bahwa pantunmu memberikan pukulan yang sangat amat besar bagi arus kas persero.  akan tetapi alih-alih melakukan PHK dirinya mengaku bahwa Garuda Indonesia akan melakukan berbagai upaya pemulihan dampak dari pandemic warna ini termasuk menurutnya penundaan pembayaran pada pihak ketiga dan juga opsi restrukturisasi pembayaran.

 

“PHK adalah opsi yang terakhir, kalau relaksasi financial kami bisa diperoleh, kami tentu saja bisa menghindari ini dan mengambil alternatif lainnya yang lebih bijak bagi seluruh keluarga besar Garuda Indonesia,” ujarnya saat  mengadakan rapat  Virtual bersama dengan Komisi VI, Rabu (29/4) hari ini dilansir dari CNN Indonesia.

 

Selain itu dirinya juga memastikan bahwa Garuda Indonesia tetap akan memberikan THR atau tunjangan hari raya pada karyawan karyawan mereka. Penghapusan perilaku bagi jajaran direksi dan juga komisaris sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.  akan tetapi di satu sisi maskapai pelat merah tersebut juga telah memotong gaji karyawan dari level direksi komisaris sama dengan staf pada rentang 10% sampai dengan 50%. “Kami berkomitmen untuk dapat memberikan THR,” ujarnya lagi.

 

PT KAI: Gaji Utuh dan THR Tetap diberikan

Dalam kesempatan yang sama juga Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Persero  Edi sukmoro menyatakan bahwa perseroan tidak akan melakukan PHK bagi karyawan karyawan. PT KAI juga tetap akan memberikan gaji utuh dan juga THR bagi seluruh pekerja. “ gaji tetap dibayarkan untuk, THR juga tetap kami berikan.  Hanya untuk direksi dan komisaris arahan dari Kementerian BUMN Kami tidak akan menerima THR,” ujar Edi  dilansir dari CNN Indonesia.

 

Edi mengakui bahwa kemunculan pandemi ini mengurangi jumlah penumpang bandar togel singapore yang bisa dibilang sangat signifikan. pada bulan Januari yang lalu misalnya rata-rata penumpang harian ka bisa mencapai 1,27 juta orang, kemudian anjlok dan hanya mencapai 275.000 saja pada bulan Maret 2020. penurunan ini pun ikut menyeret pendapatan perseroan dari yang tadinya Rp. 1,88 triliun di bulan Januari menjadi hanya Rp.1,54 triliun pada bulan Maret.

 

PT Pelni Tak Akan Lakukan PHK pada Karyawannya 

Senada juga Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Purwarisya L Tobing memastikan bahwa perusahaan tidak akan melakukan PHK kepada karyawan Karya. “ tidak ada PHK sampai saat ini, Baju dan juga THR tetap kecuali direksi dan komisaris,”  ungkapnya.

 

Sebelumnya menteri BUMN Tohir memutuskan bahwa wa tidak ada atau menghapus pemberian tunjangan hari raya atau THR pada direksi dan juga dewan komisaris perusahaan pada Lebaran tahun 2020 ini.  penghapusan tersebut pasalnya tertuang dalam surat nomor S-25 or5/MBU/04/2020 tentang  THR bagi direksi dan juga dewan komisaris BUMN tahun 2020.

 

Dalam surat yang tertanggal 17 April 2020 tersebut Menteri BUMN Erick Thohir juga mengatakan penghapusan THR itu dilakukan berkaitan dengan perkembangan dan juga penyebaran virus Corona yang belakangan ini semakin meluas. “Kami memandang langka meminimalisir  dampak bagi keuangan BUMN dan juga peningkatan kepekaan serta kesadaran sosial para pejabat BUMN dalam menghadapi kondisi nasional ini,” ungkap Erick.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *