Category: MOTOGP

Respons Lorenzo yang dituduh ‘Mata Duitan’ Balik ke MotoGP

 

Juara dunia MotoGP tiga kali yakni Jorge Lorenzo, membantah bahwa uang lah yang menjadi alasan utamanya kembali lagi ke MotoGP 2020 lewat jalur wildcard di GP Catalunya pada tanggal 7 Juni 2020 mendatang.

Lorenzo Bantah Kembalinya ke MotoGP 2020 Karna Uang

Yamaha pasalnya memastikan bahwa Lorenzo bakal kembali dari pensiunnya dan bakal tampil di ajang bergengsi MotoGP 2020 sebagai pebalap wildcard di ajang GP Catalunya. Rumor kembalinya Lorenzo tampil di MotoGP itu sudah muncul sejak pebalap yang berasal dari Spanyol tersebut menerima tawaran menjadi pebalap tes Yamaha.

“Setelah memikirkannya beberapa pekan yang lalu, kemarin saya memutuskan utnuk berpartisipasi dalam MotoGP Catalunya. Saya benar-benar ingin sekali melihat kalian semua di sana,” ujarnya dilansir dari CNN Indonesia yang mengutip pernyataannya di Instagram pribadinya.

Keputusannya untuk ‘turun gunung’ pasalnya mendapatkan reaksi yang berbeda-beda. Banyak yang memberikan dukungan padanya, namun tak sedikit juga yang memberikan kritikan padanya. Lorenzo pasalnya dianggap kembali lagi ke MotoGP hanya karena uang saja. “Ketika uang berbicara dan rasa takut pun hilang,” tulis sebuah akun Instagram bernama @jcandido08 lewat kolom komentar Instagram Lorenzo.

Yang lebih menarik adalah Lorenzo memberikan respons pada ejekan itu. Mantan pebalap Ducati tersebut mengatakan bahwa uang bukan lah alasannya kembali lagi tampil di ajang MotoGP 2020. “Apabila alasannya uang, saya pasti masih menjadi pebalap saat ini, percaya saya,” ungkapnya merespons komentar dari @jrcandido09. Kemudian ia memutuskan untuk pension dari MotoGP setelah ia kesulitan bersama Repsol Honda musim 2019. Akan tetapi pada bulan Januari 2020 lalu, ia memutuskan untuk kembali lagi ke Yamaha dengan jadi pebalap tes.

Lorenzo juga pasalnya bakal tampil bersama dengan 2 pebalap Monster Energy Yamaha di MotoGP Catalunya 2020, yaitu Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Terjun di GP Catalunya, Lorenzo Dapat Kejar Rekor Rossi

Jorge Lorenzo sudah pasti akan masuk ke ajang MotoGP Catalunya 2020 dan diprediksi ia mampu menyamai catatan Valentino Rossi sebagai pebalap yang sering sekali menang di ajang MotoGP Catalunya. Lorenzo juga termasuk dalam pebalap result sgp yang paling sering juga menang di Sirkuit Catalunya. Mantan pebalap Ducati dan Honda tersebut total meraih lima buah kemenangan di MotoGP Catalunya dengan terpaut satu gelar saja dari Valentino Rossi.

Rossi sendiri adalah pebalap yang paling sukses di ajang MotoGP Catalunya dengan mengoleksi 6 gelar di kelas MotoGP. Tak Cuma enam gelar di MOtoGP saja, ia pun mendapatkan satu gelar di era 500cc, dua gelar di kelas 250cc, dan juga sebuah gelar di kelas 125cc.

Sedangkan untuk Lorenzo, selain menggengga, 5 gelar di lintasan MotoGP, ia juga bisa menyamai rekor Rossi jika keluar sebagai pemenang tahun ini. Terakhir kali Lorenzo jadi juara di ajang MotoGP Catalunya adalah di tahun 2018. Saat itu ia mampu mengungguli Marc Marquez dan Rossi yang mana berada di peringkat kedua dan ketiga setelah dirinya.

Lorenzo dipastikan akan kembali bersaing dengan para pebalap MotoGP yang lainnya di ajang MotoGP Catalunya 2020 dengan status wildcard setelah mengumumkannya pada Kamis (5/3) malam lewat akun Instagram miliknya. Akun tim Yamaha di media sosial pun memastikan comeback mantan juara dunia MotoGP tersebut dengan menunggangi moyor YZR-M1. Sebelumnya padahal ia memutuskan untuk pension dan jadi pebalap penguji di Yamaha.

Lewis Hamilton Berhasil Jadi Juara GP Spanyol

Ajang Formula 1 (F1) sudah memasuki seri kelima yang berlangsung di sirkuit Catalunya, Spanyol pada hari Minggu (13/5) malam WIB kemarin. Kemenangan pun diraih perbalap Mercedes, Lewis Hamilton. Pria kelahiran Inggris itu berhasil finish terdepan, unggul atas rekan satu timnya, Valtteri Bottas. Bisa dibilang kalau sepanjang balapan terjadi, Hamilton mampu menang dengan dominasi yang sangat mutlak.

 

Karena memang pria berusia 33 tahun itu memulai GP Spanyol dengan pole position setelah jadi yang terbaik di babak kualifikasi hari Sabtu (12/5) malam WIB. Karena star terdepan, Hamilton pun langsung melesat sejak awal dan melintasi chequered flag pertama dengan selisih 20 detik dari Bottas. GP Spanyol sendiri memang berlangsung cukup seru dengan posisi start ketiga ditempati oleh pebalap Ferrari, Sebastian Vettel. Bahkan Vettel sempat berusaha menyalip Bottas di awal-awal balapan.

 

Diwarnai kecelakaan, insiden di Catalunya dialami oleh mobil Romain Grosjean (Haas) yang melintir dan ditabrak Nico Hulkenberg (Renault) di tikungan ketiga. Safety car keluar saat Pierre Gasly (Toro Rosso) juga ikut menabrak mobil Grosjean yang membuat mereka bertiga keluar dari lintasan. Saat safety car keluar, Hamilton kembali melesat dan di putaran ke-12 dirinya menjauh dari Vettel dengan unggul lima detik. Vettel lalu menggiring mobil ke pit untuk ganti bad jadi medium yang membuatnya melorot ke posisi tujuh dan kembali mengejar hingga posisi lima.

 

Bottas juga sempat masuk pit dan keluar di posisi enam. Saat itu Kimi Raikkonen (Ferrari) masih menempel di belakang Hamilton sebagai runner-up. Namun di putaran ke-25, Raikkonen kehabisan tenaga dan mundur dari lintasan. Hamilton sempat masuk pit sehingga membuatnya keluar di belakang Max Verstappen (Red Bull). Namun dengan kecepatannya, Hamilton berhasil melewati Verstappen dan jadi juara.

 

GP Spanyol Jadi Milik Mercedes Sepenuhnya

Bisa dibilang kalau GP Spanyol adalah milik tim Mercedes. Karena selain Hamilton berhasil jadi juara, posisi judi bola online kedua dimiliki oleh Bottas. Tak heran kalau tim Mercedes patut tersenyum lebar dengan hasil GP Spanyol yang jauh lebih baik daripada GP Azerbaijan pada akhir April lalu.

 

Sekedar mengingatkan, saat itu Hamilton kendati jadi juara harus berjarak jauh dari Bottas karena rekannya itu harus rela terlempar hingga posisi ke-14. Sementara itu di tiga seri awal F1 musim 2018 ini, Hamilton justru harus kalah dari Vettel di Australia dan Bahrain serta Daniel Ricciardo (Red Bull) di China.

 

Hamilton Curiga Pada Performa Negatif Ferrari

Jika Mercedes tersenyum lebar di GP Spanyol, hasil sebaliknya justru dirasakan oleh sang rival, Ferrari. Bahkan bisa dibilang kalau sirkuit Catalunya jadi kali pertama bagi dua pebalap Ferrari gagal naik podium di musim 2018 ini. Karena memang Vettel cuma mampu finish di posisi keempat dan Raikkonen terlempar hingga posisi ke-17.

 

Atas hasil negatif Ferrari, Hamilton rupanya menaruh perhatian. Apalagi di sesi latihan bebas pertama jelang GP Spanyol, performa Ferrari yang tak maksimal membuat Hamilton berpikir macam-macam dan curiga kalau Ferrari sengaja tampil di underperform. Alasan Hamilton ini memang tampak masuk akal karena di dua sesi latihan bebas, Mercedes selalu jadi yang terbaik. Melihat kebiasaan Ferrari yang selalu ‘meledak’ di saat penting, Hamilton memang patut waspada. Namun tampaknya kekhawatiran Hamilton tidak terbukti karena dia berhasil jadi juara di GP Spanyol.

Marquez Menyindir Rossi Setelah Insiden Kecelakaan MotoGP Spanyol

Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi disebut-sebut tak menemui titik akhir. Setelah beberapa waktu lalu ada insiden Marquez sengaja menabrak Rosssi, kali ini mereka berdua terlibat insiden lagi. Marquez disebut-sebut melontarkan sindirannya pada Rossi menanggapi adanya insiden kecelakaan yang terjadi pada hari Minggu (6/5) siang waktu setempat di Sirkuit Jerez, MotoGP Spanyol.

Tabrak Tiga Pebalap dalam MotoGP Spanyol

Marquez kembali lagi keluar sebagai pemenang pada ajang MotoGP Spanyol setelah kecelakaan yang mana dialami oleh Andrea Divizioso dan Jorge Lorenzo, pebalap Ducati, dan juga Dani Pedrosa, pebalap Repsol Honda.

Marquez yang memulai startnya di posisi kelima mampu meluncur ke posisi paling depan dengan menyalip Lorenzo. Kemudian mantan rekannya tersebut terjatuh pada sisa lima lap dan akhirnya bertabrakan dengan Pedrosa yang mana berusaha menyalip juga dari sisi dalam tikungan.

Divizioso pun terlempar dari lintasan setelah ia tersenggol motor Lorenzo. Ketiga pebalap tersebut akhirnya gagal finis karena adanya kerusakan yang cukup parah pada motor mereka. Yang menarik dari kejadian ini adalah ketiga pebalap tersebut saling memaafkan walaupun mesti menelan kekecewaan karena mengalami kecelakaan tersebut. Pihak pengawas balapan juga tak memberikan penalti pada mereka karena kejadian tersebut memang murni sebuah kecelakaan dan tidak sengaja.

Marquez yang pasalnya sangat brambisi mempertahankan gelarnya sebagai juara di musim ini juga mengaku bahwa ia kagum dengan ketiga pebalap tersebut. Baik Lorenzo, Divizioso, dan Pedrosa tak membesar-besarkan insiden judi online tersebut bahkan tidak menjadikannya sesuatu yang perlu diekspos oleh media.

“Apa yang terjadi di Jerez sekarang ini sebenarnya sama juga dengan apa yang terjadi saat (insiden kecelakaan) di (MotoGP) Argentina. Akan tetapi mereka (Lorenzo, Divizioso, dan Pedrosa) adalah lelaki sejati,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia.

Sindir Rossi

Kemudian dari sini, Marquez langsung merujuk pada  kegegeran kasus kecelakaannya khususnya di media-media setelah kecelakaan yang terjadi di MotoGP Argentina, Sirkuit Termas de Rio Hondo. Pada saat itu Valentino Rossi pasalnya terjatuh karena ia ditabrak oleh pebalap yang dianggap Rossi memiliki gaya balapan yang sangat agresif tersebut.

The Doctor pada saat itu sangat geram dan akhirnya melontarkan kata-kata yang cukup bisa mengekspresikan kekesalannya dengan berbagai komentar yang menyerang Marquez. Sang rival akhirnya juga menyayangkan hal itu karena situasinya yang akhirnya memanas. “Ada momen dan momen yang panas lagi namun hari ini, tiga pebalap itu bisa menahan diri mereka sehingga balapan dunia (MotoGP) dapat berlangsung dengan lancar, ” katanya.

“Segala sesuatu yang terjadi memanglah seharusnya tetap terjadi hanya di dalam trek saja. Akan tetapi ada pebalap yang menggunakan kekuatan media dan hal ini tentu saja bukan lah hal yang bagus di dunia balapan,” imbuhnya yang seolah menyindir Valentino Rossi.

Walaupun ia tak menyebutkan nama pebalap di komentarnya, banyak pihak yang menganggap pernyataan Marquez dialamatkan pada Rossi.

Tidak mau ketinggalan, The Doctor juga ikut mengomentari kecelakan yang melibatkan tiga pebalap tersebut dengan Marquez. Ia malahan menyalahkan Pedrosa dan Lorenzo dalam insiden itu. “Saya melihat gambarnya, dan kesalahan memang di antara Lorenzo dan Pedrosa. Lorenzo tak bisa melihat ia (Pedrosa) di sana dan Lorenzo masih juga optimis bahwa ia bisa menyalip,” katanya dikutip dari CNN Indonesia.

Ia menilai bahwa Pedrosa juga tak menyadari bahwa Lorenzo kembali ke sisi dalam.